Kamis, 22 November 2012

Bandara Baru Kota Tasikmalaya

bandara tasik
Wali Kota Tasikmalaya Drs. Budi Budiman merintis dibukanya bandar udara (bandara) penerbangan sipil di Lanud Wiriadinata Cibeureum, Kota Tasikmalaya. Tujuan dibukanya lapangan terbang perintis untuk pesawat non militer itu agar Kota Tasikmalaya kian maju, karena investasi masuk dan wisatawan banyak datang.

Selama ini, kata wali kota yang baru dilantik 14 November ini, investor susah masuk ke Kota Tasikmalaya karena akses jalan darat dari Bandung yang berkelik-kelok. "Itu jadi kendala bagaimana investor masuk ke Tasikmalaya," ujar H. Budi Budiman didampingi Wakil Wali Kota Tasikmalaya Ir. H. Dede Sudrajat saat press conference usai pembukaan Pekan Seni Budaya dan Ekonomi Kreatif di D'Cost, Mayasari Plaza kemarin (16/11).



Pembukaan bandara di Kota Tasikmalaya, kata dia, adalah program Budi-Dede." Ini jadi program kita dan sudah ada pembicaraan dengan Danlanud (Letkol Pnb Indan Gilang Buldansyah, red)," paparnya yang kompak berbatik dengan Dede.

Rencana pembukaan bandara perintis pun diakui Komandan Lanud Wiriadinata Letkol Pnb Indan Gilang Bundansyah.
Pihaknya, kata Indan, sudah berbicara, dengan wali kota baru (Budi) tentang rencana tersebut. Hanya, perlu ada beberapa perbaikan sebelum Lanud Wiriadinata dijadikan enclave sipil atau lapangan udara militer yang bisa melaksanakan penerbangan sipil reguler.

Jika Lanud Wiriadinata akan dijadikan terminal pemberangkatan dan pemberhentian, maka dibutuhkan beberapa perbaikan." Ada beberapa yang perlu diperbaiki dan dilengkapi terlebih dahulu," tutur Indan melalui pesan singkat kemarin.

Selain akan membuka bandara sipil di Lanud Wiriadinata, Pemkot Tasikmalaya pun akan memaksimalkan jalur darat guna menarik investor dan wisatawan datang ke Kota Santri ini yakni menggandeng jasa biro perjalanan.

Kata Budi, wisatawan dan investor nanti bisa melihat sendiri kerajinan yang dihasilkan warga Kota Tasikmalaya, seperti kelom geulis, kerajinan dari mendong dan lainnya.

"Karena banyak potensi perjalanan, misalnya yang dari Jakarta mau ke Lombok, itu bisa singgah dulu ke Tasikmalaya. Jadikan Tasikmalaya sebagai persinggahan para pelancong." ungkapnya.

Sumber: Radar Tasikmalaya edisi Sabtu, 17 November 2012

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silakan berikan komentar di sini.
Saran dan kritik yang membangun sangat saya hargai.